Hadits Seputar Adab Bertetangga

Kita semua yang mengaku muslim tentunya memiliki panutan yang kehidupannya dapat kita teladani. Jadi, seorang muslim tidak usah bingung lagi ketika mencari referensi bagaima na cara bertetangga yang baik. Cara bertetangga yang baik telah dicontohkan oleh Rasulullah saw. Tentunya Beliau bukan hanya dapat dicontoh oleh kita yang muslim. Akan tetapi sahabat-sahabat kita yang non muslim juga bisa mengikuti cara nabinya umat Islam tersebut.

Mari kita simak beberapa hadits Rosulullah saw seputar adab bertetangga ini,

“Tidak masuk jannah orang yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya.” ( HR. Muslim no 73)

“Jibril senantiasa mewasiatkan kepadaku untuk berbuat kepada tetangga sampai aku beranggapan bahwa tetangga akan mewarisi”. (HR. Al-Bukhari no. 6014)

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah SWT dan hari akhir maka hendaknya dia memuliakan tetangganya.” (HR. Al-Bukhari no 6019)

Suatu hari disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW seorang wanita yang dia sering berpuasa, bersedekah, banyak beribadah, shalat malam dan berbagai kebaikan yang lain, akan tetapi Rosulullah SAW mengatakan:“Dia di neraka,” karena tetangganya tidak selamat dari gangguan lisannya.” (HR. Ahmad dalam Al-Musnad, Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad).

‘Janganlah engkau meremehkan sedikitpun dari kebaikan, walaupun sekedar menampakkan wajah yang berseri-seri ketika bertemu saudaramu.” (HR. Muslim no 2626).

“Saling menghadiahilah kalian niscaya niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Mufrad no 594).

“Wahai wanita-wanita muslimah, jangan sekali-kali seorang tetangga menganggap remeh untuk memberikan hadiah kepada tetangganya walaupun hanya sepotong kaki kambing.” (HR. Al-Bukhari no 2566).

“Sebaik-baik sahabat di sisi Allah adalah mereka yang terbaik kepada sahabatnya, dan sebaik-baik tetangga di sisi Allah adalah yang terbaik kepada tetangganya.” (HR. At-Tirmidzi, Ahmad, dan Ad-Darimi, dari sahabat Abdullah bin Amr bin Al-Ash).

“Ada empat perkara yang termasuk dari kebahagiaan : istri yang shalihah, tempat tinggal yang luas, tetangga yang shalih dan tunggangan (kendaraan) yang nyaman. Dan ada empat perkara yang termasuk dari kesengsaraan : tetangga yang jelek, istri yang jahat, (tidak shalihah), tunggangan yang jelek, dan tempat tinggal yang sempit.” (HR. Ibnu Hibban, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Muqbil).

Semoga kita semua bisa mengamalkan hadits-hadits diatas. Insya Allah, naungan keberkahan dari Allah selalu berada di lingkungan tempat tinggal kita.

Sumber: pendidikan-islamic.blogspot.com

Artikel dikirim oleh : Maryu

2 thoughts on “Hadits Seputar Adab Bertetangga

  1. Amiiiiiiim. Insya Alloh harapan kita sebagai muslim yang hidup bertetangga di VGP senantiasa bisa mengikuti “adab ” yg telah dicontohkan oleh Rosulullah SAW tersebut. Trima kasih artikelnya Mas MAryu, sangat bermanfaat sekali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s