Membersihkan jalan yang becek

Ilustrasi

Alhamdulillah kemarin hujan turun cukup deras setelah lama tidak turun hujan, membuat udara di Vila Gading Permai menjadi sejuk dan tanaman terlihat segar, tetapi di ruas jalan blok B3 menjadi becek karena tanah yang terbawa air hujan ketengah jalan, membuat siapapun yang melewati jalan tersebut terutama motor harus mengurangi kecepatannya agar tidak terpeleset, buat pejalan kaki juga harus pintar pintar memilih jalan supaya alas kakinya tidak kotor.

Hal ini membuat Bro Endri dan Bro Purnama berinisiatif untuk membersihkannya, salut nih buat mereka yang mau meluangkan waktu dan tenaganya untuk melakukan perbuatan yang mulia tentunya akan bermanfaat buat dirinya dan juga orang lain, ingin rasanya membantu tetapi karena harus memenuhi kewajiban untuk datang pagi kekantor membuat saya harus meneruskan perjalanan. Semoga suatu saat saya pun bisa melakukan hal yang sama.

Dalam hidup ini hanya ada dua pilihan:menginspirasi atau diinspirasi. ada inspirasi yang buruk ada inspirasi yang baik. Hidup orang yang bermakna seharusnya menginspirasi yang baik, bukannya menginspirasi yang buruk. Itulah sebabnya hal-hal baik seperti ini patut diangkat karena merupakan inspirasi yang baik.

Semoga dibalas dengan balasan yang berlimpah dari Allah SWT , sebaik baik pemberi balasan

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: الإِيْمَانُ بِضْعٌ وَّسَبْعُوْنَ أَوْ بِضْعٌُ وَّسِتُّوْنَ شَعْبَةً فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ لآإِلـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ اْلأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ، وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِّنَ اْلإِيْمَانِ. (متفق عليه) (محي الدين أبي زكريّا يحيى بن شرف النواوي ” رياض الصالحين” فى باب “كثرة طروق الخير، ص، 77-78)

Dari Abi Hurairah ra., dari Nabi saw. Beliau bersabda, ”Iman itu tujuh puluh cabang lebih atau enam puluh cabang lebih; yang paling utama adalah ucapan “lâ ilâha illallâhu” dan yang paling rendah adalah menyingkirkan rintangan (kotoran) dari tengah jalan, sedangkan rasa malu itu (juga) salah satu cabang dari iman.”

Dalam hadits di atas, dijelaskan bahwa cabang yang paling utama adalah tauhid, yang wajib bagi setiap orang, yang mana tidak satu pun cabang iman itu menjadi sah kecuali sesudah sahnya tauhid tersebut. Adapun cabang iman yang paling rendah adalah menghilangkan sesuatu yang mengganggu kaum muslimin, di antaranya dengan menyingkirkan duri atau batu dari jalan mereka.

Hadits di atas menunjukkan bahwa dalam Islam, sekecil apapun perbuatan baik akan mendapat balasan dan memiliki kedudukan sebagai salah satu pendukung akan kesempurnaan keimanan seseorang.

Duri dalam konotasi secara sekilas menunjukkan pada sebuah benda yang hina. Akan tetapi, jika dipahami lebih luas, yang dimaksud dengan duri di sini adalah segala sesuatu yang dapat membahayakan pejalan kaki, baik besar maupun kecil. Hal ini semacam ini mendapat perhatian serius dari Nabi saw. sehingga dikategorikan sebagai salah satu cabang daripada iman, karena sikap semacam ini mengandung nilai kepedulian sosial, sedang dalam Islam ibadah itu tidak hanya terbatas kepada ibadah ritual saja, bahkan setiap ibadah ritual, pasti di dalamnya mengandung nilai-nilai sosial.
Di samping hal tersebut di atas, menghilangkan duri dari jalan mengandung pengertian bahwa setiap muslim hendangkan jangan mencari kemudlaratan, membuat atau membiarkan kemudlaratan. Hal ini sesuai dengan sabda Rasul saw. yang dijadikan sebuah kaidah dalam Ushul Fiqh:
لاَضَرَارَ وَلاَ ضِرَارَ
Janganlah mencari kemudlaratan dan jangan pula membuat kemudlaratan.
Membiarkan duri di jalan atau sejenisnya berarti membiarkan kemudlaratan atau membuat kemudlaratan baru, jika adanya duri tersebut awalnya sengaja disimpan oleh orang lain. (ADT)

6 thoughts on “Membersihkan jalan yang becek

  1. saya hanya coba Lakukan apa yang bisa saya lakukan pak, karena kebetulan dekat rumah, kayanya ke depan kita perlu agendakan kerja bakti lingkungan mengingat, saluran air sudah penuh tanah, rumput liar sudah tinngi..nanti kita koordinasikan dulu dengan ketua dan koord blok masing2. Mungkin juga setiap koord blok mengajak warga bloknya untuk kerja bakti (ini hanya wacana)

    • Sip pak setuju, sepertinya seperti itu lebih baik. Dengan waktu yang sudah ditentukan, masing masing dari kita tentunya akan menyiapkan diri untuk ikut serta dalam kerja bakti seperti kegiatan-kegiatan sebelumnya. Usulan saja, mengingat perlunya biaya bagaimana kalau titik-titik penyebab turunnya tanah dan pasir perlu ditutup juga/dibendung mungkin dengan dibangun tembok penahan disepanjang saluran air khususnya saluran air yang posisinya di blok bawah minimal supaya tidak turun kejalan, jadi ga perlu setiap habis hujan bersihkan jalan, minimal tanah dan pasir tetap berada didalam saluran air tidak turun kejalanan.

  2. Salut buat bapak-bapak yang tadi pagi gotong royong (pak endri, pak pur, pak arif budiman, dan Pak Saiful), jazakumullah khairu jaza (semoga Allah membalas dengan yang terbaik)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s