Bahagianya dengan Tetangga yang Siap Membantu

bonceng motor

Terpaksa saya meminta bantuan kepada seorang tetangga untuk ikut menumpang berangkat kerja, karena memang tempat kerja saya dengannya berada dalam satu jalur. Saat itu saya tidak bisa membawa kendaraan (motor), karena kondisi kaki yang belum pulih. Tempat kerja beliau lebih dekat dari tempat kerjasaya. Maka saya sudah rela untuk melanjutkan ke tempat kerja dengan menggunakan angkot. Namun yang terjadi, beliau mengatarkan saya hingga ke gerbang UIN Ciputat, dan ia harus balik lagi ke kantornya yang jaraknya hampir 5 km. Subhanallah…

Hari berikutnya, ada juga tetangga yang malam hari mengirimkan SMS ke saya untuk mengajak berangkat bareng. Namu sayang saat itu saya tidak berangkat kerja karena harus kontrol kaki saya yang belum pulih. Tapi tidak mengapa. Insya Allah beliau sudah mendaptkan pahala dai niatnya yang ingin membantu saya.

Tadi pagi saya tidak membawa motor, karena motor akan dipakai istri ke Tanah Abang untuk membeli perlengkapan menjahitnya. Terpaksa saya berharap meminta bantuan kepada tetangga lagi. Luar biasa, biasanya beliau berangkat kerja tidak melewati tempat kerja saya, tetapi karena ia ingin membantu saya maka ia harus merelakan waktu bermacet-macetan untuk dapat mengantarkan saya ke gerbang UIN Ciputat.

Subhanallah… Insya Allah, mereka yang menringankan beban orang lain maka Allah akan meringankan bebannya  baik saat masih hidup maupun nanti di hari akhir. Siapa sih yang tidak bahagia punya tetangga yang siap membantu?

2 thoughts on “Bahagianya dengan Tetangga yang Siap Membantu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s